Rabu, 18 Mei 2011 TAPSEL
Tahun ajaran baru masih sekitar dua bulan lagi. Namun, calon siswa baru tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) sudah mencapai 156 orang.
“Kuota siswa yang kita terima sebanyak 240 orang. Nah, jika kuota sudah terpenuhi, maka pendaftaran ditutup secara otomatis,” ujar Wakil Direktur PDM Drs H M Syaripuddin Nasution, Selasa (17/5).
Hal ini, sambung Syaripudin, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun lalu, orang tua mendaftarkan anaknya ke pesantren di Desa Sidapdap-Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Tapsel ini, menunggu selesai UN, tapi saat ini tidak lagi.
Menurut Syaripudin, membludaknya pendaftar calon siswa baru ini karena sistem penerimaan siswa baru di PDM berbeda dari tahun sebelumnya, yakni dari sistem ujian masuk menjadi sistem pendaftaran berdasarkan nomor urut serta rata-rata nilai rapor kelas V adalah 6,5.
Kepala MTs PDM Ali Ibrahim SPdI selaku ketua panitia penerimaan siswa/i baru (PSB), menambahkan, berdasarkan data pendaftar, calon siswa yang telah mendaftar berasal dari berbagai kabupaten dan kota, seperti Psp, Tapsel, Rantau Prapat, Asahan, Siantar, Medan, Kampar, Rokan Hulu.
Penerimaan siswa baru TP 2011/2012 ini, lanjut Ali, PDM hanya menerima enam kelas untuk MTs, masing-masing kelas tersebut terdiri dari 40 siswa sehingga berjumlah 240 siswa secara keseluruhan.
“Hal ini dilakukan untuk menjaga mutu pendidikan yang memang sudah teruji. Jadi, sebanyak apapun calon siswa yang berminat masuk sekolah ke PDM tetap tidak akan diterima bila telah memenuhi kuota. Pembatasan jumlah siswa ini juga dimaksud untuk mengakrabkan semua siswa yang menuntut ilmu di PDM dengan para guru. Sebab, para guru adalah pengganti orangtua siswa,” pungkasnya. (neo)
Beberapa siswa pesantren Darul Mursyid mengerjakan tugas praktik di sekolahnya, belum lama ini.
Hal ini, sambung Syaripudin, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun lalu, orang tua mendaftarkan anaknya ke pesantren di Desa Sidapdap-Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Tapsel ini, menunggu selesai UN, tapi saat ini tidak lagi.
Menurut Syaripudin, membludaknya pendaftar calon siswa baru ini karena sistem penerimaan siswa baru di PDM berbeda dari tahun sebelumnya, yakni dari sistem ujian masuk menjadi sistem pendaftaran berdasarkan nomor urut serta rata-rata nilai rapor kelas V adalah 6,5.
Kepala MTs PDM Ali Ibrahim SPdI selaku ketua panitia penerimaan siswa/i baru (PSB), menambahkan, berdasarkan data pendaftar, calon siswa yang telah mendaftar berasal dari berbagai kabupaten dan kota, seperti Psp, Tapsel, Rantau Prapat, Asahan, Siantar, Medan, Kampar, Rokan Hulu.
Penerimaan siswa baru TP 2011/2012 ini, lanjut Ali, PDM hanya menerima enam kelas untuk MTs, masing-masing kelas tersebut terdiri dari 40 siswa sehingga berjumlah 240 siswa secara keseluruhan.
“Hal ini dilakukan untuk menjaga mutu pendidikan yang memang sudah teruji. Jadi, sebanyak apapun calon siswa yang berminat masuk sekolah ke PDM tetap tidak akan diterima bila telah memenuhi kuota. Pembatasan jumlah siswa ini juga dimaksud untuk mengakrabkan semua siswa yang menuntut ilmu di PDM dengan para guru. Sebab, para guru adalah pengganti orangtua siswa,” pungkasnya. (neo)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Ide, Kiritk, Pesan silahkan Anda tulis di sini