Pesantren
Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) mengadakan Rapat Pimpinan (Rapim) di Berastagi, tepatnya di Berastagi Cottage pada 13 s.d 16
Juni 2013. Rapat pimpinan Darul Mursyid yang diadakan setiap semester ini banyak
menghasilkan keputusan. Adapun keputusan yang paling santer dalam rapat tersebut
ialah tidak menaikkan SPP.
Berdasarkan hasil
rapat bahwa kebijakan tidak menaikkan SPP dalam Rapim ini dikarenakan adanya beberapa
faktor. Diantara factor tersebut adalah bahwa telah beredar isu yang mengatakan
Darul Mursyid menaikkan SPP di tahun ajaran baru ini. Sedangkan faktor lain
yang menyebabkan tidak naiknya SPP Darul Mursyid adalah semakin melemahnya perekonomian
masyrakat yang dikarenakan gonjang-ganjing masalah BBM. Sedangkan factor lain adalah
semakin banyak kebutuhan masyarakat seperti memasukkan anak ke sekolah serta membeli
perlengkapannya. Diantara sekian banyak alas an Darul Mursyid tidak menaikkan SPP,
salah satu faktor yang paling dominan adalah bahwa masyrakat akan menyambut kedatangan
bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
Menurut Ketua
Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) pengelola Darul Mursyid
Jafar Syahbuddin Ritonga bahwa keputusan yang diambil pada rapat pimpinan ini adalah
sangat dilematis.“ Disatu sisi harga barang-barang telah bergerak naik, hal ini
sangat mempengaruhi dana operasional kita sehari-hari tentunya namun disisi
lain daya beli masyarakat semakin melemah dan kita sangat prihatin melihatnya”,
papar Jafar yang masih status mahasiswa S3 program DBA Universitas Sains
Malaysia (USM) di Pulau Pinang Malaysia. Beliau juga menambahkan bahwa gonjang-ganjing
harga BBM ini sangat merugikan masyrakat yang berdampak sangat melemahkan ekonomi
rakyat.“ Kami mengambil sikap dengan tidak menaikkan SPP saat ini, tetapi bila harga
bahan bakar minyak benar-benar naik, maka kami juga akan menyesuaikannya”,
terang pengusaha muda dan dosen S2 MM bidang SDM ini. “Kami menunggu dan berharap
semoga hasil akhir tentang kebijakan BBM tidak merugikan masyarakat yang sudah sangat
sengsara ini”, pungkas mantan sekjen REI Sumatera Utara tersebut.
Rapat pimpinan
Darul Mursyid yang memakan waktu empat hari tersebut tergolong alot. Selain memutuskan
tentang kebijakan SPP, dalam rapat tersebut juga menetapkan keputusan yang akan
dilaksanakan di Tahun Pembelajaran (TP) baru 2013-2014. Rombongan tim Rapim Darul
Mursyid yang sedang berada di Berastagi juga menyempatkan mengunjungi Majelis Ulama
Kabupaten Tanah Karo. Dalam kunjungan tersebut Ketua Majelis Ulama Kabupaten
Tanah Karo H. Adenan Efendi sangat gembira menyambut kedatangan para pimpinan Darul
Mursyid. MUI Tanah Karo juga memaparkan beberapa kegiatan dan suka dukanya. Pihak
Darul Mursyid juga merespon positif danakan mengadakan kerjasama dengan MUI
Tanah Karo di masa yang akan datang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Ide, Kiritk, Pesan silahkan Anda tulis di sini