Minggu, 25 Agustus 2013

Darul Mursyid Menghasilkan Insan Intelek dan Takwa

Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) diharapkan akan menghasilkan insan-insan Indonesia yang intelek dan takwa. Hal ini yang diucapkan oleh Jafar Syahbuddin Ritonga di kantornya Jl. Sei Musi no 11 Medan  24 Agustus 2013 ketika menerima dua orang siswa Darul Mursyid yang akan mengikuti Training Centre (TC) di hotel Soecie sebelum diterjunkan pada OSN tingkat Nasional di Bandung. Beliau menambahkan bahwa Darul Mursyid adalah lembaga pendidikan yang seimbang antara dunia dan akherat. “Jadi tidaklah benar kalau kami hanya mengejar kurikulum umum saja, kami juga sangat kuat pada dasar agama sebab sendi agama paling diperlukan untuk mengontrol kehidupan di masyrakat”, papar Jafar.
“Kami akui bahwa Darul Mursyid sangat kuat di sains, tetapi bukan berarti mata pelajaran agama kami hapus sama sekali, kami buat perimbangan agar kita sebagai Muslim dapat menguasai semua sector kehidupan”, jabar pengusaha muda tersebut. ”Kami memang tidak sebanyak pesantren Salafii untuk mata pelajaran agama seperti adanya kitab Kuning, terus terang kami tidak ada membahas kitab Kuning sama sekali”, urai dosen S2 MM bidang Sumber Daya Manusia ini”. Jadi kami telah memilih model mengedepankan pengetahuan sains atau umum dengan dasar agama yang kuat”, tambah pemilik Darul Mursyid tersebut tegas. ”Kita harapkan semua lembaga pendidikan pesantren akan mempunyai model masing-masing sehingga masing-masing kita bias mewarnai bangsa Indonesia ini”, harap Jafar.
“Kami juga sangat bangga dengan pesantren lain yang melahirkan berbagai sisi kehidupan seperti mencetak dai, hafis, qori dan lain-lain, namun izinkan kami yang akan melahirkan calon pemimpin bangsa yang Islami dan Intelektual”, sungut Jafar. “Pandangan kami sangatlah sederhana yakni bagaimana nanti alumni-alumni Darul Mursyid menjadi insan yang Islami di berbagai profesi, seperti jadi pengusaha yang Islami, jadi dokter yang Islami, jadi pedagang yang Islami, jadi politikus yang Islami, jadi presiden yang Islami dan bahkan jadi Kepala Keluarga yang Islami”, tegas mahasiswa S3 program DBA Universitas Sains Malaysia (USM) di Pulau Pinang. “Mari kita bergandengan tangan, berkarya dan mengabdikan diri untuk membenahi negeri tercinta Indonesia Raya ini, kalau bukan kita siapa lagi”, pungkas pemilik dan pengelola Darul Mursyid tersebut.
Berdasarkan data dari panitia OSN propinsi Sumatera Utara bahwa pelaksanaan OSN tingkat Nasional 2013 ini bertempat di Bandung dan Masing-masing propinsi mempersiapkan kontingennnya sebaik mungkin. Dari data panitia OSN ini juga diketahui bahwa pemenang-pemenang di tingkat nasional ini akan berhak melaju ke tingkat Internasional. ”Jadi OSN tingkat Nasional yang digelar di Bandung ini selain memperebutkan medali juga memperebutkan tiket pertandingan ke tingkat Internasional”, ujar salah seorang panitia yang enggan disebut namanya. “Semoga Sumatera Utara akan meloloskan sebanyak-banyaknya ke tingkat Internasioanl dan salah satu asal sekolahnya adalah Pesantren Darul Mursyid”, harapannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ide, Kiritk, Pesan silahkan Anda tulis di sini