Pesantren
Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) diharapkan akan menghasilkan insan-insan
Indonesia yang intelek dan takwa. Hal ini yang diucapkan oleh Jafar Syahbuddin Ritonga
di kantornya Jl. Sei Musi no 11 Medan 24
Agustus 2013 ketika menerima dua orang siswa Darul Mursyid yang akan mengikuti
Training Centre (TC) di hotel Soecie sebelum diterjunkan pada OSN tingkat Nasional
di Bandung. Beliau menambahkan bahwa Darul Mursyid adalah lembaga pendidikan
yang seimbang antara dunia dan akherat. “Jadi tidaklah benar kalau kami hanya mengejar
kurikulum umum saja, kami juga sangat kuat pada dasar agama sebab sendi agama
paling diperlukan untuk mengontrol kehidupan di masyrakat”, papar Jafar.
“Kami akui bahwa
Darul Mursyid sangat kuat di sains, tetapi bukan berarti mata pelajaran agama
kami hapus sama sekali, kami buat perimbangan agar kita sebagai Muslim dapat menguasai
semua sector kehidupan”, jabar pengusaha muda tersebut. ”Kami memang tidak sebanyak
pesantren Salafii untuk mata pelajaran agama seperti adanya kitab Kuning, terus
terang kami tidak ada membahas kitab Kuning sama sekali”, urai dosen S2 MM
bidang Sumber Daya Manusia ini”. Jadi kami telah memilih model mengedepankan pengetahuan
sains atau umum dengan dasar agama yang kuat”, tambah pemilik Darul Mursyid tersebut
tegas. ”Kita harapkan semua lembaga pendidikan pesantren akan mempunyai model masing-masing
sehingga masing-masing kita bias mewarnai bangsa Indonesia ini”, harap Jafar.
“Kami juga sangat
bangga dengan pesantren lain yang melahirkan berbagai sisi kehidupan seperti mencetak
dai, hafis, qori dan lain-lain, namun izinkan kami yang akan melahirkan calon pemimpin
bangsa yang Islami dan Intelektual”, sungut Jafar. “Pandangan kami sangatlah sederhana
yakni bagaimana nanti alumni-alumni Darul Mursyid menjadi insan yang Islami di
berbagai profesi, seperti jadi pengusaha yang Islami, jadi dokter yang Islami, jadi
pedagang yang Islami, jadi politikus yang Islami, jadi presiden yang Islami dan
bahkan jadi Kepala Keluarga yang Islami”, tegas mahasiswa S3 program DBA
Universitas Sains Malaysia (USM) di Pulau Pinang. “Mari kita bergandengan tangan,
berkarya dan mengabdikan diri untuk membenahi negeri tercinta Indonesia Raya
ini, kalau bukan kita siapa lagi”, pungkas pemilik dan pengelola Darul Mursyid tersebut.
Berdasarkan
data dari panitia OSN propinsi Sumatera Utara bahwa pelaksanaan OSN tingkat Nasional
2013 ini bertempat di Bandung dan Masing-masing propinsi mempersiapkan
kontingennnya sebaik mungkin. Dari data panitia OSN ini juga diketahui bahwa pemenang-pemenang
di tingkat nasional ini akan berhak melaju ke tingkat Internasional. ”Jadi OSN
tingkat Nasional yang digelar di Bandung ini selain memperebutkan medali juga memperebutkan
tiket pertandingan ke tingkat Internasional”, ujar salah seorang panitia yang
enggan disebut namanya. “Semoga Sumatera Utara akan meloloskan sebanyak-banyaknya
ke tingkat Internasioanl dan salah satu asal sekolahnya adalah Pesantren Darul Mursyid”,
harapannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Ide, Kiritk, Pesan silahkan Anda tulis di sini